Kehamilan adalah Pengalaman yang didambakan oleh setiap wanita. Bagi sebagian besar wanita di muka bumi ini, mengalami kehamilan yang direncanakan dan melahirkan anak yang sehat dan lucu, tentunya akan menciptakan perasaan menjadi wanita yang utuh dan menyempurnakan kebahagiaannya sebagai istri dan sekaligus sebagai seorang ibu.
Di sisi lain, kehamilan adalah proses yang penuh perjuangan dan memerlukan sikap hati-hati yang ekstra guna meminimalisasi risiko dari kehamilannya. Kehamilan yang tidak disiapkan dengan kiat-kiat tertentu seringkali dapat menimbulkan risiko lain seperti keguguran atau masalah dalam proses persalinan dan bayi yang dikandungnya. oleh karena itu, apabila telah diputuskan oleh seorang wanita untuk mengalami proses kehamilan, maka sebelum benar-benar mengalami kehamilan, harus diperhatikan dengan baik untuk meningkatkan pengetahuannya tentang kiat-kiat sebelum mengalami kehamilan, selama masa kehamilan, proses persalinan, dan pasca persalinan, dan pasca persalinan itu sendiri.
Salah satu hal yang harus dikenali oleh setiap calon ibu hamil adalah mengenali tanda-tanda wanita hamil yang berisiko tinggi atau wanita yang tidak aman untuk hamil.
Dibandingkan wanita yang normal, maka wanita yang tidak aman untuk hamil harus benar-benar memperhatikan hal-hal yang beresiko dalam kehamilannya. Oleh karena itu, seorang wanita sebelum merencanakan untuk hamil, harus terlebih dahulu mengetahui tingkat keamanan dirinya untuk mengalami kehamilan.
Ciri-ciri wanita hamil yang berisiko tinggi adalah sebagai berikut:
Dilihat dari Kartu Skor Poedji Rochjati, KSPR dibuat oleh Poedji Rochjati dan pertama kali diguakan pada tahu
1992-1993. KSPR telah disusun dengan format yang sederhana agar
mempermudah kerja tenaga kesehatan untuk melakukan skrining terhadap ibu
hamil dan mengelompokan ibu kedalam kategori sesuai ketetapan sehingga
dapat menentukan intervensi yang tepat terhadap ibu hamil berdasarkan
kartu ini, yaitu:
2. Terlalu lambat hamil I kawin ≥4 Tahun
3. Terlalu lama hamil lagi ≥10 Tahun
4. Terlalu cepat hamil lagi ≤ 2 Tahun
5. Terlalu banyak anak, 4 atau lebih
6. Terlalu tua umur ≥ 35 Tahun
7. Terlalu pendek ≥145 cm
8. Pernah gagal kehamilan
9. Pernah melahirkan dengan: tarikan tang/vakum, uri dirogoh, diberi infus/transfuse10. Pernah operasi sesar
11. Penyakit pada ibu hamil: Kurang Darah, Malaria, TBC Paru, Payah Jantung, Kencing Manis (Diabetes), Penyakit Menular Seksual.
12. Bengkak pada muka / tungkai dan tekanan darah tinggi.
13. Hamil kembar
14. Hydramnion
15. Bayi mati dalam kandungan
16. Kehamilan lebih bulan
17. Letak sungsang
18. Letak Lintang
19. Perdarahan dalam kehamilan ini
20. Preeklampsia/kejang-kejang
14. Hydramnion
15. Bayi mati dalam kandungan
16. Kehamilan lebih bulan
17. Letak sungsang
18. Letak Lintang
19. Perdarahan dalam kehamilan ini
20. Preeklampsia/kejang-kejang
------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber Data:
-Buku KIA- Kartu Skor Poedji Rochjati
--- SEMOGA BERMANFAAT ---

Tidak ada komentar:
Posting Komentar