Apa yang anda tau tentang Pencegahan Infeksi ?......
Heeemmm......Yang biasa
kita tau atau kita pahami bahwa pencegahan infeksi itu adalah salah satu
tindakan untuk mencegah terjadinya suatu kuman bakteri, virus, dan semacamnya
yang akan masuk kedalam tubuh manusia. Apabila tidak adanya pencegahan infeksi ini, maka akan mempermudah bagi kuman dan sejenisnya masuk ke dalam tubuh manusia dan kuman tersebut menyerang pada imunitas tubuh, yang nantinya terjadi reaksi tubuh dengan tiimbulnya berbagai gejala-gejala infeksi.
Jadi, Prinsip PI atau Pencegahan Infeksi: Adalah Suatu usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya resiko penularan infeksi mikroorganisme dari lingkungan klien dan tenaga kesehatan.
Pencegahan infeksi adalah suatu usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya resiko penularan infeksi mikroorganisme dari lingkungan klien dan tenaga kesehatan.
Penyebab terjadinya Infeksi: adanya benda asing atau jaringan yang sudah
mati didalam luka, Luka terbuka dan kotor, Gizi Buruk, Daya tahan tubuh yang
lemah, Mobilisasi terbatas atau kurang gerak.
Tanda dan Gejala Infeksi: Merasa panas pada daerah luka atau suhu badan panas, Merasa sakit atau nyeri pada daerah luka, Ada warna kemerahan pada kulit daerah luka, Terjadinya bengkak pada area luka, Gangguan fungsi gerak pada daerah luka, Luka berbau tidak sedap, Terdapat cairan berupa nanah pada luka.
Risiko infeksi tidak bisa dihilangkan secara total,
tapi dapat dikurangi hingga sekecil
mungkin
dengan menerapkan tindakan-tindakan PI
secara benar dan konsisten
1.
ASEPTIK
Tujuan= Mengurangi atau menghilangkan
jumlah mikroorganisme
(benda hidup/ benda mati).
(benda hidup/ benda mati).
2. ANTISEPTIK
Tujuan= Upaya pencegahan infeksi dengan
cara membunuh atau
menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
3. DEKONTAMINASI
menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
3. DEKONTAMINASI
Tujuan= Pembersihan medis sebelum pencucian dilakukan.
4. PENCUCIAN
Tujuan= Menghilangkan semua darah, cairan tubuh, dan semua
benda asing (debu, kotoran). Selalu Cuci tangan sebelum dan
sesudah melakukan tindakan dengan “Cuci Tangan - 7 langkah”.
5. DESINFEKSI
Tujuan= Menghilangkan sebagian besar (tidak semua)
mikroorganisme penyebab penyakit.
6. STERILISASI
4. PENCUCIAN
Tujuan= Menghilangkan semua darah, cairan tubuh, dan semua
benda asing (debu, kotoran). Selalu Cuci tangan sebelum dan
sesudah melakukan tindakan dengan “Cuci Tangan - 7 langkah”.
5. DESINFEKSI
Tujuan= Menghilangkan sebagian besar (tidak semua)
mikroorganisme penyebab penyakit.
Desinfeksi Tingkat Tinggi (DTT) dapat
menghilangkan semua
mikroorganisme, kecuali beberapa bakteri Endospora.
mikroorganisme, kecuali beberapa bakteri Endospora.
6. STERILISASI
Tujuan= Menghilangkan semua
mikroorganisme (bakteri, jamur, parasit, virus, dan bakteri endospora).
7. TEKNISI
ISOLASI
1. Perawatan
Klien Isolasi
Tujuan= Untuk menghindarkan penyebaran
dan penularan penyakit, memudahkan perawatan,
memberikan ketenangan dan rasa aman bagi pasien.
memberikan ketenangan dan rasa aman bagi pasien.
2. Memakai
dan Membuka Skort Isolasi
Tujuan= Untuk menghindari penyebaran dan
penularan penyakit, memudahkan perawatan dan
sebagai proteksi.
sebagai proteksi.
3. Membuka
dan Menata Paket Steril
Tujuan=
Untuk mempertahankan kesetrelisasian dari persediaan dan peralatan.
4. Memakai
Jubah Steril
Tujuan=
Untuk memelihara lingkungan steril, memungkinkan perawat untuk bekerja secara
tertutup
didaerah steril dan menyentuh benda-benda steril dengan leluasa, dan
melindungi klien dari
kontaminasi.
8. ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
1. Menggunakan Sarung Tangan
Tujuan= Untuk mencegah terjadinya penularan kuman dan
mengurangi risiko tertularnya penyakit.
2. Menggunakan Masker
Tujuan= Untuk mencegah atau mengurangi transmisi droplet
mikroorganisme saat merawat pasien
Sumber Data:
- MataAjarKDK-IndahMst & DeaUA-FivePoint


Tidak ada komentar:
Posting Komentar