Sabtu, 14 Februari 2015

Bagian Ke I : Tanyakan Padanya, Mengapa Anda Masih Saja Merokok?



ROKOK ???.... iya, itu nama panggilannya, Siapa sebenarnya rokok ini?... Apakah anda mengenalinya?... Seperti apa bentuknya?... Darimana dia diciptakan?... Dariapa dia diciptakan?... Apa Keuntungannya?... dan Apa Kerugiannya?...
--------------------------------------------------------------------------------------

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. 

Pada zaman sekarang ini para perokok semakin banyak saja jumlahnya, terutama di Indonesia. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan dan harus dapat perhatian lebih dari pemerintah. Sebab bahaya rokok bukan hanya mengintai perokok aktif saja, orang2 yang berada di sekeliling perokok (perokok pasif) juga dapat mengalami akibat buruk dari kebiasaan merokok itu.
 
Organisasi kesehatan dunia, WHO, mengatakan lebih dari 4 juta orang meninggal setiap tahunnya disebabkan oleh rokok dan kebiasaan menghisap rokok. Anehnya, jumlah perokok pun terus meningkat setiap tahunnya.


Sebelum kita melanjutkan pembahasan tentang "ROKOK", Cobalah untuk menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini:

Pertanyaan Untuk Anda:
1. - Pernahkah Anda Menyentuh bentuk dari sebatang ROKOK?
2. - Pernahkah Anda Mendengar bahwa me'ROKOK sangatlah bermanfaat bagi kesehatan?
3. - Pernahkah Anda Membaca Artikel tentang bahayanya me'ROKOK ?

Jika pertanyaan diatas, jawaban anda adalah: 
Pertanyaan 1:
Apabila Jawaban Anda: Pernah menyentuh sebatang rokok--> Itu berarti Anda sudah cukup paham gambar dan bentuk dari sebatang rokok tersebut, dan apabila Anda lebih sering menyentuhnya lebih dari satu batang perharinya, bisa kemungkinan Anda sudah mencoba merokok, sekali atau lebih dari sekali.
Pertanyaan 2: 
Apabila Jawaban Anda: Tidak Pernah mendengar rokok sangatlah bermanfaat bagi kesehatan--> Itu berarti Anda sudah dapat menilai bahwa rokok tidaklah penting bagi kesehatan Anda, mungkin Anda berfikir lebih baik mengkonsumsi makanan kesukaan Anda yang sudah pasti baik manfaatnya bagi kesehatan Anda.
Pertanyaan 3: 
Apabila Jawaban Anda: Pernah membanca Artikel tentang bahayanya merokok--> Itu berarti Anda sudah memahami dan cukup tau banyak tentang bahayanya jika mencoba merokok dalam waktu lama bahkan lebih berhaya jika merokok sepanjang masa hidupnya. Dengan bertambah taunya Anda tentang rokok, kemungkinan ada niat baik dari hati nurani Anda untuk mengambil sisi positifnya daripada negatifnya dan Anda akan mulai perlahan-lahan mengurangi dan sampai berhenti total merokok. 

Tapi juga ada kemungkinan Anda tidak akan langsung saja menerima dari sisi positifnya, melainkan Anda takpeduli dari apa yang Anda tau, apa karena Anda belum juga paham tentang bahayanya merokok ataukah Anda sedang berpura-pura tidak paham. Sikap ini sangat memprihatinkan, Taukah Anda bahwa sikap Anda ini merupakan ketidakpedulian Anda terhadap diri Anda sendiri terhadap kesehatan Tubuh Anda, mungkin Anda bisa disebut Orang yang tidak mencintai diri sendiri, bagaimana dengan kesehatan orang yang Anda sayangi? bisa jadi lebih tidak memperdulikannya. Bila Anda perduli dengan kesehatan orang yang Anda sayangi dilingkungan Anda, cobalah dengan mulai belajar menyayangi diri Anda sendiri, sehingga Anda tau bagaimana caranya menjaga dan melindungi diri Anda dan Orang tersayang Anda dari berbagai penyakit kanker yang berujung dengan kematian.

 -------------------------------------------------------------------------------------------

Lanjutkan Membacanya pada Bagian Ke II
"Tanyakan Padanya, Mengapa Anda Masih Saja Merokok?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar