Menurut Anda Tidur itu apa?...
Memang
banyak persepsi dari orang-orang sekitar mengatakan berbagai arti yang
berbeda-beda, namun tetap satu makna, pernah kah Anda sekilas berfikir
bahwa tidur itu kebutuhan dasar dan yang paling penting dalam kehidupan
manusia? secara tidak langsung tanpa dipikirpun Anda pasti pernah
merasakan tertidur tanpa disengaja. Pernahkan Anda melawan rasa ingin
tidur disaat mengantuk tanpa bantuan makanan atau minuman yang bisa
mengalihkannya?... Pasti Jawaban Anda tidak bisa, Salah satu penyebab rasa ngantuk
itu diantaranya karena aktivitas yang sangat padat dan berakibat kelelahan pada
tubuh, betapa sulitnya untuk melawan rasa ngantuk tersebut. Mengapa
begitu?... Pasti Anda ingin tau banyak tentang ini, mari kita lanjutkan
pembahasan tentang Tidur dibawah ini.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lanjutan dari Bagian Ke III:
Yuukkk,
kita baca baik-baik Artikel ini...
Agar Anda paham dan mengerti Apa Saja hal-hal yang dapat Mengganggu Tidur Anda?... dan Bagaimana cara mengatasinya?...
Agar Anda paham dan mengerti Apa Saja hal-hal yang dapat Mengganggu Tidur Anda?... dan Bagaimana cara mengatasinya?...
Seputar Tentang Tidur
Masih ingat kah Anda... pembahasan yang sudah saya jelaskan tentang Gangguan-gangguan Tidur, yang ada pada "Bagian I: Seputar Tentang Tidur"...??? Nah, disini akan saya ulas kembali untuk lebih mendetail lagi. Agar Anda dan pembaca lainnya yang pernah atau sedang mengalami dari salah satu Gangguan-gangguan tidur tersebut, akan lebih mendapatkan pengetahuan yang luas lagi dan lebih mengerti bagaimana cara mengatasinya. Berikut ulasannya, mari kita simak:
Gangguan-Gangguan Tidur yang Sering Terjadi:
1. Insomnia
Insomnia adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik secara kualitas
maupun kuantitas.
2. Parasomnia
Parasomnia adalah perilaku yang dapat mengganggu tidur atau muncul saat seseorang tidur. 3. Hipersomnia
Hipersomnia adalah kebalikan dari insomnia, yaitu tidur yang berlebihan terutama pada siang hari.
4. Narkolepsi
Narkolepsi adalah rasa kantuk yang tidak tertahankan yang muncul secara tiba-tiba.
Parasomnia adalah perilaku yang dapat mengganggu tidur atau muncul saat seseorang tidur. 3. Hipersomnia
Hipersomnia adalah kebalikan dari insomnia, yaitu tidur yang berlebihan terutama pada siang hari.
4. Narkolepsi
Narkolepsi adalah rasa kantuk yang tidak tertahankan yang muncul secara tiba-tiba.
5. Mendengkur / mengorok
Kebanyakan orang dewasa mendengkur saat tidur. Suara dengkuran berasal dari udara masuk yang menggetarkan
jaringan halus di tenggorokan. Mendengkur bisa menjadi masalah karena
suara yang dihasilkannya tersebut. Selain itu, mendengkur bisa menjadi
pertanda utama masalah tidur yang lebih serius, yaitu sleep apnea.
6. Apnea saat tidur
Apnea saat tidur atau sleep apnea adalah kondisi terhentinya napas secara periodik pada saat tidur.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
" INSOMNIA "
Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur
berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur
walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti
gangguan fungsional saat bangun.
Insomnia adalah kelainan atau gangguan atau kesulitan saat ingin tidur. Selain itu insomnia juga kelainan berupa kesulitan untuk mempertahankan tidur.
Insomnia sendri bisa disebabkan oleh gangguan psikologis seseorang,
selain itu ada juga beberapa faktor dari luar yang bisa membuat
seseorang menderita insomnia.
Insomnia adalah gangguan di mana orang tidak dapat mendapatkan cukup
tidur atau tidur yang restoratif, karena satu atau lebih faktor.
Penderita insomnia sering memiliki gejala di siang hari yang terkait
dengan kurang tidur, seperti kantuk di siang hari, kelelahan, dan
penurunan kewaspadaan mental.
Insomnia adalah adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan
berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur—walaupun ada kesempatan
untuk itu. Biasanya insomnia disebabkan oleh gangguan di dalam waktu dan
mekanisme tidur dan perilaku yang tidak sehat (seperti tidak teratur
jam tidur, seringnya begadang dan penggunaan kafein).Insomnia adalah
sebagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang
paling sering dari gangguan tidur.
Insomnia adalah suatu
gangguan tidur yang dialami oleh penderita dengan gejala-gejala selalu
merasa letih dan lelah sepanjang hari dan secara terus menerus (lebih
dari sepuluh hari) mengalami kesulitan untuk tidur atau selalu
terbangun di tengah malam dan tidak dapat kembali tidur. Seringkali
penderita terbangun lebih cepat dari yang diinginkannya dan tidak dapat
kembali tidur. Cukup banyak orang yang mengalami satu dari ketiga
jenis gangguan tidur ini. Dalam suatu penelitian di USA dilaporkan bahwa
sekitar 15 persen dari total populasi mengalami gangguan insomnia yang
cukup serius.
Ada 3 jenis insomnia, yaitu:
a. Insomnia inisial, yaitu kesulitan untuk memulai tidur.
b. Insomnia intermiten, yaitu kesulitan untuk tetap tertidur karena seringnya
terjaga.
c. Insomnia terminal, yaitu bangun terlalu dini dan sulit untuk tidur kembali.
Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat
adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau
psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif
menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut,
seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan
menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.
Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang
lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi
untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka
tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.
Di Amerika Serikat, kurang lebih sepertiga penduduknya memiliki
gangguan tidur. Sedangkan di Indonesia gangguan tidur bervariasi,
tergantung pekerjaan yang dimiliki. Pekerjaan-pekerjaan yang
mengakibatkan terganggunya siklus tidur—seperti perawat, dokter dan
satpam—sangat besar menimbulkan gangguan tidur pada individu tersebut.
Ada penelitian yang membuktikan bahwa 70% dari perawat di Jakarta
mengalami insomnia.
Insomnia lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria
dengan perbandingan 3:2. Dengan bertambahnya usia bertambah pula angka
kejadian gangguan tidur.
Gejala insomnia adalah susahnya seorang individu untuk jatuh ke dalam
tidur, sehingga terjadi peningkatan waktu antara tidur. Sulitnya
mempertahankan tidur dan tidak dapat tidur secukupnya mengakibatkan
seorang pasien terbangun sebelum dia mendapatkan tidur yang cukup.
Gangguan dari siklus tidur dapat disebabkan oleh irama sikardian
(gannguan dalam irama tidur bangun) yang terganggu karena jet-lag atau
pekerjaan. Hypersomnia atau tidur yang berlebih adalah gejala dari
kurangnya kualitas dari tidur seseorang sehingga seringkali dibutuhkan
waktu tidur yang lebih lama dari normal. Beberapa gejala lain dari
gangguan tidur adalah tidur berjalan (sonambulisme) dan mimpi buruk
(nightmares).
Buku Applications in Self-Management (Brian T. Yates, 1986)
memberikan daftar untuk mendiagnosis masalah tidur. Anda mungkin
memiliki masalah tidur jika beberapa dari hal-hal berikut terjadi pada
Anda:
- Merasa lelah dan tertekan pada waktu pagi hari atau malam hari.
- Memiliki lingkaran gelap dan membengkak di sekitar mata anda.
- Jatuh tertidur di pesta atau setelah makan malam di rumah orang.
- Kurang aktif dan memiliki sedikit hubungan sosial.
- Merasa seperti kehilangan fokus perhatian yang membuat anda tidak dapat merespon rangsangan dari luar dan membuat anda sensitif terhadap hal lainnya.
- Sangat sensitif terhadap rangsangan internal seperti sakit perut (maag) atau kejang-kejang.Sering tidak dapat tidur, tidur tidak nyenyak ataupun bangun terlalu dini.
- Takut menghadapi malam hari karena anda susah tidur.
- Mudah tersinggung atas hal-hal yang tidak penting.
- Mengkonsumsi obat-obat tidur dalam beberapa bulan terakhir.
- Menggunakan rokok, alkohol atau obat-obatan untuk menenangkan diri dan membantu anda untuk tidur.
- Kecanduan obat-obatan, terutama yang mengandung zat penenang.
Jika ada salah satu dari sejumlah daftar tersebut terjadi pada Anda,
maka dapat dipastikan Anda telah mengalami masalah dalam tidur.
Gangguan tidur insomnia merupakan gangguan yang belum serius jika
Anda mengalaminya kurang dari sepuluh hari. Untuk mengatasi gangguan
ini, kita dapat menggunakan teknik-teknik relaksasi dan pemrograman
bawah sadar. Yang penting kita harus dapat menjaga keseimbangan
frekuensi gelombang otak agar sesering mungkin berada dalam kondisi
relaks dan meditatif, sehingga ketika kita harus tidur kita tidak
mengalami kesulitan untuk menurunkan gelombang otak ke frekuensi delta.
Apakah Anda tahu bahwa apa yang Anda makan dapat sangat mempengaruhi
bagaimana Anda tidur – atau tidak tidur sama sekali pada malam hari?
Ini adalah fakta bahwa ada beberapa makanan yang dapat membuat Anda
tetap terjaga selama berjam-jam bahkan sampai semalaman. Terutama jika
Anda memiliki kesulitan tertidur dengan mudah, beberapa makanan dapat
benar-benar membuat tidur Anda menjadi sulit dan meningkatkan insomnia
Anda lebih besar.
Sebelum kita melanjutkan untuk membahas makanan yang menyebabkan
insomnia yang harus dihindari di malam hari sebelum tidur, hal ini
berguna untuk menunjukkan bahwa secara umum Anda tidak boleh makan
apa-apa setidaknya 2-3 jam sebelum menuju ke kamar tidur. Hal ini karena
perut bisa menjadi sangat penuh dan gangguan pencernaan dapat terjadi.
Selain itu juga minum alkohol atau kopi sebelum tidur adalah ide yang
buruk secara keseluruhan.
Jadi berikut ini adalah daftar singkat dari makanan dan minuman yang Anda harus jauhi setelah sekitar pukul 8 malam:
1. Makanan pedas
Ini adalah makanan yang bisa menyebabkan asam
lambung Anda meningkat, sehingga dapat mengakibatkan sakit maag.
Terutama bila Anda berbaring, masalah akan diperburuk karena hal
tersebut akan membuat Anda tetap terjaga di malam hari. Ini adalah fakta
bahwa sistem pencernaan biasanya melambat pada malam hari, sehingga
perut tidak akan memiliki energi untuk mencerna semua makanan pedas
begitu cepat.
2. Kafein
Minum kopi tepat sebelum beralih ke tempat tidur adalah
ide yang buruk. Makanan yang mengandung kafein adalah penyebab utama
dalam menjaga orang dari tidur, seperti teh, kopi dan cola. Pola tidur
akan mudah terganggu oleh aktivitas otak kuat dan bahkan jika Anda ingin
cepat tidur. Kafein merangsang sistem saraf serta sistem tubuh lainnya.
Dalam waktu sekitar lima belas menit dari minum secangkir kopi, kadar
adrenalin meningkat, memicu peningkatan denyut jantung, tingkat
pernapasan, produksi urin dan produksi asam lambung. Efek dari kafein
biasanya hilang dalam waktu sekitar enam jam, jadi minum kopi di pagi
dan makan siang tidak akan mempengaruhi tidur Anda. Percaya atau tidak,
coklat tidak benar-benar mengandung banyak kafein. Beberapa choc chip
cookie mengandung kurang dari 5 miligram kafein dan permen cokelat
sekitar 10 miligram. Bandingkan dengan secangkir kopi tubruk yang
berisi sekitar 100 miligram. Secangkir teh mengandung sekitar 35
miligram kafein. Jika Anda benar-benar menyukai minuman panas di malam
hari, cobalah teh herbal dan kopi-alternatif.
3. Protein
Jangan salah, protein yang besar untuk makan di siang
hari memang diperlukan. Namun Anda harus menghindarinya di malam hari.
Ada beberapa alasan yang perlu penjelasan teknis tentang mengapa, namun
yang paling mudah dari semua adalah fakta bahwa protein cukup sulit
untuk dicerna. Dan ini akan membawa kita kembali ke masalah makanan
berat dan pedas. Jadi hindari makanan seperti yang telah disebutkan.
Makanan Penyebab Insomnia – Contoh bahan tambahan makanan:
Pengawet roti umum (atau inhibitor cetakan)
Gejala yang timbul
disebabkan oleh Calcium propionate (282) (dari jumlah makan roti) dapat
berupa kesulitan untuk tidur, jalan malam, kelelahan yang tidak dapat
dijelaskan, depresi, iritabilitas, mengompol, hidung tersumbat dan
gelisah;
1. 320 BHA Buylated Hydroxyanisole antioxidant. Dilarang di Jepang
dan mungkin tidak terdaftar dalam produk yang mengandung kurang dari 5%
minyak nabati);terjaga, depresi, gelisah, lekas marah.
2. Salisilat. Ada factsheet pada salisilat yang mana dapat dihubungkan
dengan tinnitus, gangguan pendengaran reversibel, vertigo, gejala
Penyakit Meniere, insomnia, perubahan perilaku anak-anak. Yang menarik
di sini adalah informasi tentang “buah dan sayuran yang bagus” tidak
selalu baik untuk dikonsumsi;
- Pewarna 102 Tartrazin dan pewarna 110 Sunset Kuning, terjaga pada anak-anak.
- 621 Monosodium Glutamat penguat rasa MSG. Gejala yang akan timbul adalah gelisah, lemah, dan lekas marah;
- 951 Aspartam pemanis buatan – dilarang untuk pilot udara AS. Karena
akan mengakibatkan perubahan (kecemasan, agitasi, iritabilitas,
depresi), insomnia, kelelahan.
Kurang Tidur Berdampak Buruk:
Hati-hati dengan kebiasaan begadang
karena pengaruh kurang tidur bagi kesehatan tidak bisa diremehkan.
Mengantuk dan sulit berkonsentrasi hanyalah sedikit dari dampak kurang
tidur yang perlu diketahui:
1. Daya ingat
Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Sleep menunjukkan bahwa tingkat
akurasi dalam mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan daya ingat bisa
berkurang sampai 15 persen jika kita kurang tidur. Tidur membantu otak
mengumpulkan informasi, sehingga tanpa waktu istirahat yang cukup otak
kita akan kesulitan menyimpan data-data penting.
2. Lingkar pinggang lebar
Pentingnya tidur yang berkualitas juga berkaitan dengan berat badan.
“Beberapa riset menunjukkan kurangnya waktu tidur selama bertahun-tahun
berpengaruh pada metabolisme, meningkatkan risiko obesitas dan diabetes
melitus,” kata Siobhan Banks, peneliti bidang psikiatri.
Studi
di Kanada juga menunukkan orang yang sering kurang tidur (hanya tidur
5-6 jam setiap malam), risikonya mengalami kegemukan naik 69 persen,
dibandingkan dengan mereka yang tidur 7-8 jam.
3. Gampang sakit
Penelitian menunjukkan, antibodi dalam tubuh orang yang kurang tidur
dalam menerima vaksin 50 persen lebih lemah dibanding dengan orang yang
waktu istirahatnya cukup. Selain itu, kadar C-reaktif protein sebagai
penanda risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan diabetes, akan meningkat jika Anda terbiasa tidur
larut.
4. Risiko kanker
Selama tidur tubuh akan memproduksi melatonin, hormon yang mengatur
siklus tidur. Berkurangnya waktu tidur berarti mengurangi proses
sintesis melatonin. Cukup tidur juga membantu tubuh memproduksi lebih
banyak antioksidan yang akan melawan radikal bebas. Melatonin juga
meningkatkan efektivitas vitamin C, sumber antioksidan lainnya.
6. Hilang Konsentrasi Saat Belajar.
Tahukah anda, kurang tidur dapat menyebabkan konsentrasi menurun. Bagi anda yang berstatus pelajar atau anda yang harus bekerja menggunakan pikiran anda, kurang tidur dapat menyebabkan terganggunya konsentrasi ketika anda sedang belajar atau membutuhkan untuk mengingat tentang sesuatu yang sudah dan belum anda kerjakan sebelumnya.
8. Kulit Terlihat Lebih Tua. Akibat kurang tidur yang kelima
yaitu akan berdampak tidak baik untuk kulit dan mata anda. Dalam hal
ini, kulit anda akan kelihatan pucat dan kusam serta kerutan halus yang
nampak pada kulit anda dan mata anda terlihat bengkak.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan tidur ini antara lain:
Berikut ini juga akibat kurang tidur akan berdampak negatif bagi kesehatan Tubuh:
5. Hilang Fokus Saat Berkendara.
Jika anda seorang pekerja yang
harus memakai mobil dan motor. Anda harus memiliki istirahat yang cukup
dimalam hari. Ini dikarenakan, jika anda kurang tidur di malam hari,
maka dapat dipastikan fokus anda ketika menyetir akan menurun. Ini bisa
berbahaya bagi anda, karena kita tahu jumlah kendaraan dari tahun
ketahun terus meningkat sehingga dapat dibayangkan. Anda kehilangan
fokus di tengah banyaknya kendaraan di samping kiri, kanan, belakang,
depan anda. Ingat nyawa taruhannya, akibat kurang tidur. Dilansir dari
kompas.com, sebuah penelitan di amerika menunjukkan bahwa kualitas tidur
yang rendah, maka hal itu dapat menyebabkan kecelakaan dan cedera saat
bekerja. 6. Hilang Konsentrasi Saat Belajar.
Tahukah anda, kurang tidur dapat menyebabkan konsentrasi menurun. Bagi anda yang berstatus pelajar atau anda yang harus bekerja menggunakan pikiran anda, kurang tidur dapat menyebabkan terganggunya konsentrasi ketika anda sedang belajar atau membutuhkan untuk mengingat tentang sesuatu yang sudah dan belum anda kerjakan sebelumnya.
7. Stres Yang Meningkat. Akibat kurang tidur yang lain yaitu
anda akan sering mengalami stress, sering marah-marah tidak jelas dan
kelihatan sering murung di sela waktu aktivitas anda sehari-hari.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan tidur ini antara lain:
- Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan Anda menjadi lebih optimal, sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.
- Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan Anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur Anda.
- Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal-hal yang menimbulkan suara, pastikan Anda nyaman dengan suhu ruangan tidur Anda. Jauhkan jam meja dari pandangan Anda karena benda itu dapat membuat Anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.
- Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat Anda terjaga seperti teh, kopi, alkohol dan rokok. Hal-hal tersebut akan menyebabkan Anda terjaga yang tentu saja tidak Anda perlukan bila ingin tidur.
- Makananlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur. Bila tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat low-fat.
- Mandilah dengan air hangat 30 menit atau satu jam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.
- Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya satu jam sebelum tidur.Gunakanlah tempat tidur Anda khusus hanya untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh Anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat Anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.
- Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernafasan, meditasi dan lain-lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh, sehingga tubuh Anda akan menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.
- Jernihkan pikiran Anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran Anda. Salah satu cara untuk ini adalah dengan menuliskan semua pikiran Anda lewat media blog.
- Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur Anda selanjutnya.
------------------------------------------------------------------------------------------
Lanjutkan Membacanya pada Bagian Ke V
"Seputar Tentang Tidur"
Lanjutkan Membacanya pada Bagian Ke V
"Seputar Tentang Tidur"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar