Menemukan
bahwa Anda hamil adalah suatu emosional dan menarik. Terutama jika ini
adalah bayi pertama Anda, Anda mungkin memiliki banyak pertanyaan
tentang apa yang normal, apa yang tidak, dan kapan Anda harus
menghubungi dokter Anda. - See more at:
http://momymilk.com/blog/2013/10/7-bahaya-dalam-trimester-pertama-kehamilan/#sthash.fPKC7Fnz.dpuf
Hadirnya sang buah hati dalam sebuah keluarga sangatlah diharapkan dan ditunggu-tunggu oleh setiap perempuan, oleh karena itu Tanda-tanda kehamilan merupakan saat yang paling
dinantikan oleh seorang perempuan yang menginginkan dirinya memiliki
seorang buah hati dambaan keluaga (family hoping).
Dengan terjadinya kehamilan menandakan bahwa pasangan suami isteri memiliki tingkat kesuburan yang baik dan hal ini juga menandakan bahwa mereka tidak memiliki masalah kesehatan yang berarti. Dengan datangnya tanda-tanda kehamilan, hadirnya seorang buah hati dalam
keluarga mereka tinggalah menunggu waktu. Keluarga terasa semakin
lengkap dengan kehadiran buah hati yang dinanti.
Namun terkadang pasangan suami isteri banyak yang belum mengetahui secara betul mengenai tanda-tanda kehamilan ini. Mereka kadang masih bingung membedakan mana tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms)
sebenarnya dengan tanda akan datang menstruasi, karena banyak kasus
terjadi bahwa tanda-tanda kehamilan biasanya mirip dengan tanda-tanda
akan datang menstruasi. Ketidaktahuan mengenai hal ini juga menyebabkan
beberapa kasus terjadinya keguguran (miscarriage).
Secara umum seperti adanya mual-mual dan terlambat datang bulan dipandang salah satu ciri-ciri dari tanda-tanda kehamilan. Namun ciri-ciri
yang lengkap yang melibatkan hal-hal kecil mungkin anda sepelekan,
padahal mual dan terlambat menstruasi bisa jadi bukan berarti anda
hamil. Bisa saja karena anda mual karena masuk angin dan siklus
menstrusasi anda memang sedang ada gangguan yang mana hal itu wajar
terjadi pada semua wanita.
Dengan ketidaktahuan akan tanda-tanda kehamilan juga mengakibatkan
persiapan yang matang menyongsong kehamilan menjadi terabaikan.
Sebaliknya, banyak kasus para keluarga stress karena tanda-tanda yang
sudah dianggapnya sebagai sebuah tanda kehamilan, ternyata sesudah
dilakukan beberapa kali test ternyata hasilnya negatif. Bayangan dan
dambaan kehamilan yang mereka tunggu akhirnya menjadi sirna.
Banyak diantaranya para perempuan yang menilai bahwa dari tanda-tanda
kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu terlambat datangnya
menstruasi. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah
terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan
hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kecapaian, adanya gangguan hormonal, dsb.
Nah, untuk lebih memastikannya lagi, selain terlambatnya menstruasi, cermati pula tanda-tanda kehamilan yang lain, yaitu:
1. Mual dan muntah (Morning sicknes)

Sekitar 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan
memiliki tanda-tanda ini. Pemicunya adalah peningkatan hormon secara
tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (
Human chorionic Gonadotrophin).
Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran
air kencing. Makanya, alat test pack kehamilan
dilakukan melalui media air seni, hal ini dilakukan untuk mengukur
terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Peningkatan hormon ini
akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa
mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan
trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia
kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan
mengenai hal ini ke dokter anda, karena akan mengganggu kehamilan anda.
Mual dan muntah ini biasa
morning sickness
karena biasanya terjadi pada saat di pagi hari. Namun kenyataannya,
mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari juga. Bahkan
morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau
wewangian tertentu.
2. Terjadi perubahan pada payudara
Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron.
Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini
menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa
sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar pula dan warnanya
akan semakin gelap, kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada
payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara. Selain itu terjadi aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk mempersiapkan ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.
3. Munculnya bercak darah atau flek yang diikuti kram perut
Bercak
darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi
antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan
oleh implantasi (implantation bleeding)
atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada
saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi. Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut.
Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara
teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai
kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah
dan disangga oleh panggul.
4. Pusing dan sakit kepala (Headaches)
Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil
diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan
darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang
dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga
bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.
5. Sering kencing/buang air kecil (Frequent Urination)
Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini disebabkan janin yang tumbuh
di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi
darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan
keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa
buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan.
Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau
menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan
asupan cairan ke dalam tubuh.
6. Adanya Rasa Sakit di Punggung Biasanya,
Anda tidak punya masalah dengan sakit punggung. Namun kini, punggung
bagian bawah terasa nyeri. Jika Anda benar hamil, gangguan ini akan
menetap hingga melahirkan kelak.
7. Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)
Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat
kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan
paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja
untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan dan
perkembangan janin. Perut ibu yang semakin membesar seiring dengan
bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh
ibu.
8. Sembelit
Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon
progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga
berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan
sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini
adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.
9. Berjerawat
Hormon yang
bekerja terus-terusan bisa membuat kulit memproduksi lebih banyak
minyak. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, jerawat akan
menghilang.
10. Sering meludah (hipersalivasi)
Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen,
biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini biasanya
menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua
11. Mengidam
Ngidam sudah menjadi istilah umum untuk orang yang tiba-tida
menginginkan sesuatu yang biasanya makanan secara berlebih. Para wanita
hamil muda biasanya ingin mengkonsumsi makanan dengan rasa menyengat.
Kebanyakan ingin yang terasa kecut/masam seperti mangga atau jambu.
Namun tidak menutup kemungkinan berbagai jenis makanan juga terasa
sangat ingin mencicipinya. Hal ini normal dan wajar terjadi sebagai
akibat dari perubahan hormon. Ngidam bisa berlangsung tidak hanya dalam
minggu pertama kehamilan namun sampai 9 bulan.
12. Sensitif pada Penciuman
Jangan kaget jika anda menjadi sangat sensitif terhadap bau-bau
tertentu, sensitifitas pada indra penciuman anda ini bisa jadi adalah
ciri-ciri anda sedang hamil muda. Asap rokok, minyak wangi dan bawang
putih biasanya menjadi bau yang tidak disukai oleh orang hamil 1 minggu.
Namun ada juga yang tiba-tiba sangat menyukai bau-bau tertentu.
13. Gelisah dan Stres
Perasaan anda yang punya kekhawatiran yang tinggi. Anda akan
mudah gelisah yang mengakibatkan anda mengalami stres. Bagi beberpa
wanita bisa mengalami depresi, oleh karena itu peranan orang-orang
terdekat sangat penting untuk menjaga kondisi non fisik anda saat hamil 1
minggu pertama.
14. Naiknya temperatur basal tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal
tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya
kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya
ovulasi. Tanda-tanda Kehamilan (pregnancy symptoms)
di atas sifatnya pribadi, tidak semua perempuan pada awal kehamilan
mutlak memiliki tanda-tanda di atas, artinya berlakunya tanda kehamilan
di atas ada yang memang semua mengalaminya, bervariasi, tapi ada pula
yang tidak memiliki keluhan apapun.
15 Hasil dari Pemeriksaan Tes Urin / Tes Pack
Untuk memastikan apakah anda sedang hamil atau tidak, anda bisa
menggunakan test pack atau alat tes kehamilan yang banyak tersedia pada
apotik – apotik setempat. Tes urin inilah yang biasanya digunakan oleh
dokter ataupun bidan desa. Karena kemudahan dan keakuratannya. Pada saat
anda hamil muda maka akan terjadi peningkatan plasenta yang akan
terbuang dalam urin. Kadar ini akan terlihat tinggi pada saat pagi hari,
karena itu tes urin sebaiknya digunakan pada pagi hari. Anda bisa
membaca cara penggunaan pada petunjuknya untuk cara selengkapnya. Jika
anda positif hamil maka test pack akan menunjukan 2 garis dan jika
negatif hanya akan terlihat 1 garis.
16. Hasil dari Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)
Cara ini memang jarang dilakukan, namun jika anda ingin mengetaui secara
pasti maka cara medis satu ini adalah salah satu yang akurat. Dengan
cara USG anda bisa langsung melihat apakah ada janin dalam rahim anda.
Bagi beberapa orang tua mungkin lebih memilih dan menyukai hal ini,
selain untuk memastikan bisa sekalian mengetahui keadaan janin dalam
rahim.
16. Hasil dari Pemeriksaan Darah
Kehamilan bisa
dideteksi bila tes dilakukan sekitar 10 hari setelah ovulasi. Tes Beta
hCG (quantitative blood test) ini berguna untuk mengukur jumlah tepat
hCG dalam darah. Catatan: Pemeriksaan ini lebih sensitif, sehingga kadar
hCG di bawah 25 mIU/ml pun bisa dideteksi.
Sumber Data:
- ParentingIndonesia
- Tanda-Tanda Kehamilan (BidanQ)
mukan
bahwa Anda hamil adalah suatu emosional dan menarik. Terutama jika ini
adalah bayi pertama Anda, Anda mungkin memiliki banyak pertanyaan
tentang apa yang normal, apa yang tidak, dan kapan Anda harus
menghubungi dokter Anda. - See more at:
http://momymilk.com/blog/2013/10/7-bahaya-dalam-trimester-pertama-kehamilan/#sthash.fPKC7Fnz.dpuf
Menemukan
bahwa Anda hamil adalah suatu emosional dan menarik. Terutama jika ini
adalah bayi pertama Anda, Anda mungkin memiliki banyak pertanyaan
tentang apa yang normal, apa yang tidak, dan kapan Anda harus
menghubungi dokter Anda. - See more at:
http://momymilk.com/blog/2013/10/7-bahaya-dalam-trimester-pertama-kehamilan/#sthash.fPKC7Fnz.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar